DESKRIPSI LAYANAN | ROTARY EVAPORATOR Deskripsi Layanan Rotary evaporator merupakan alat yang digunakan untuk menghilangkan atau menguapkan pelarut dari suatu larutan secara terkontrol melalui kombinasi pemanasan, tekanan vakum, dan rotasi labu. Proses ini memungkinkan…
- iLaB (Integrated Laboratory of Bioproducts) - ORNM
- Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material
- KST Cibinong (Soekarno)
KST Ir Soekarno - 087884931709
- maya007@brin.go.id
Deskripsi Layanan
Rotary evaporator merupakan alat yang digunakan untuk menghilangkan atau menguapkan pelarut dari suatu larutan secara terkontrol melalui kombinasi pemanasan, tekanan vakum, dan rotasi labu. Proses ini memungkinkan penguapan pelarut pada suhu yang lebih rendah sehingga sesuai untuk pemekatan ekstrak, pemulihan pelarut, dan pengolahan sampel yang sensitif terhadap panas.
LayananPenggunaan rotary evaporator untuk proses pemekatan larutan, penghilangan pelarut, atau pemulihan pelarut berdasarkan kondisi operasi yang ditentukan oleh pengguna dan kapasitas alat.
Spesifikasi Layanan- Nama alat: Rotary Evaporator
- Fungsi: Penguapan, pemekatan, dan/atau pemulihan pelarut dari larutan atau ekstrak
- Sampel: Larutan, ekstrak, fraksi hasil ekstraksi, atau bahan lain yang sesuai untuk proses rotary evaporation
- Preparasi sampel: Disiapkan oleh pengguna; preparasi sampel tidak termasuk dalam layanan
- Parameter operasi: Suhu water bath, tekanan vakum, kecepatan rotasi, dan waktu proses ditentukan berdasarkan karakteristik sampel dan kebutuhan pengguna
- Pelarut: Pelarut yang kompatibel dengan sistem rotary evaporator dan memenuhi persyaratan keselamatan laboratorium
- Output layanan: Sampel/ekstrak yang telah dipekatkan dan/atau pelarut hasil kondensasi yang berhasil dipulihkan
- Pengoperasian: Dilakukan oleh pengguna sesuai SOP dan di bawah pengawasan petugas laboratorium
- Pengguna wajib memberikan informasi mengenai jenis sampel, volume sampel, jenis dan komposisi pelarut, serta tujuan penggunaan rotary evaporator.
- Sampel harus berada dalam kondisi yang sesuai untuk proses penguapan dan tidak mengandung partikel kasar atau bahan yang dapat menyebabkan penyumbatan maupun kerusakan pada sistem.
- Volume sampel harus sesuai dengan kapasitas labu evaporasi yang digunakan dan tidak boleh melebihi batas pengisian yang ditetapkan.
- Pengguna wajib memastikan bahwa sampel dan pelarut kompatibel dengan material labu, seal, tubing, dan komponen alat.
- Pelarut yang mudah terbakar, toksik, korosif, sangat volatil, atau berbahaya harus diinformasikan kepada petugas laboratorium dan hanya dapat digunakan setelah dilakukan penilaian risiko serta mendapatkan persetujuan.
- Penggunaan pelarut organik harus dilakukan dengan memperhatikan SDS/MSDS, ventilasi/fume extraction, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai.
- Pengguna wajib memberikan informasi mengenai kondisi operasi yang diperlukan, termasuk suhu water bath, tekanan vakum, dan kecepatan rotasi, apabila telah ditentukan berdasarkan metode penelitian.
- Tekanan vakum dan suhu harus disesuaikan secara bertahap untuk mencegah bumping, foaming, overheating, atau kehilangan sampel selama proses evaporasi.
- Labu evaporasi harus dipasang dengan benar dan dikunci/diamankan sebelum proses dimulai.
- Pengguna tidak diperkenankan melakukan perubahan atau pembongkaran pada sistem vakum, kondensor, seal, maupun komponen alat tanpa izin petugas laboratorium.
- Sistem vakum harus diperiksa sebelum penggunaan untuk memastikan tidak terdapat kebocoran yang dapat mengganggu proses atau menyebabkan risiko keselamatan.
- Setelah proses selesai, pengguna wajib memastikan bahwa sistem telah berada pada kondisi aman sebelum melepaskan labu atau membuka sistem vakum.
- Labu, area kerja, dan bagian alat yang bersentuhan dengan sampel harus dibersihkan setelah selesai digunakan.
- Pengguna wajib mengikuti SOP, prosedur keselamatan laboratorium, serta petunjuk pengoperasian alat.
- Pengguna bertanggung jawab terhadap kualitas, keamanan, dan kesesuaian sampel serta pelarut yang digunakan.
- Sampel harus homogen atau memiliki karakteristik yang sesuai untuk proses rotary evaporation.
- Sampel yang mengandung padatan dalam jumlah besar harus melalui proses penyaringan atau pemisahan terlebih dahulu.
- Pelarut harus memiliki karakteristik yang sesuai untuk proses evaporasi dan kompatibel dengan sistem alat.
- Pelarut dengan titik didih tinggi atau yang sulit diuapkan memerlukan pertimbangan khusus terhadap suhu dan tekanan operasi.
- Pelarut yang menghasilkan uap berbahaya, mudah terbakar, atau korosif memerlukan penanganan khusus sesuai prosedur K3 laboratorium.
- Pengguna wajib menyediakan SDS/MSDS untuk pelarut atau bahan berbahaya yang digunakan apabila diminta oleh petugas laboratorium.
Output dari layanan rotary evaporator dapat berupa:
- Ekstrak atau larutan yang telah dipekatkan
- Sampel dengan pelarut yang telah dikurangi atau dihilangkan
- Pelarut hasil kondensasi yang berhasil dipulihkan
- Sampel yang siap untuk proses analisis atau pengolahan lebih lanjut
















