Rp 575.000
DESKRIPSI LAYANAN | Analisis VFA menggunakan GCMS Analisis Volatile Fatty Acids (VFA) dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengidentifikasi dan analisis kuantitatif senyawa targeted berupa acetic acid, propionic acid, butyric acid, iso-butyric…
- Laboratorium Genomik - Fasilitas Layanan Kimia
- Direktorat Pengelolaan Laboratorium, Fasilitas Riset, dan Kawasan Sains dan Teknologi
- KST Cibinong (Soekarno)
Gedung Genomik-KST Soekarno (Cibinong) BRIN Jl Raya Bogor KM 46, Cibinong, Kab. Bogor, Jawa Barat - 08119811575
- genomik@brin.go.id
Marketing Office
Deputi Bidang Infrastruktur Riset dan Inovasi BRIN
layanan_sains@brin.go.id
Analisis VFA menggunakan GCMS
Analisis Volatile Fatty Acids (VFA) dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengidentifikasi dan analisis kuantitatif senyawa targeted berupa
acetic acid, propionic acid, butyric acid, iso-butyric acid, valeric acid dan iso-valeric acid, serta dapat mencakup jenis asam lemak volatil lain yang terdapat dalam sampel. Pada tahap kromatografi gas (GC), senyawa-senyawa volatil dipisahkan berdasarkan perbedaan volatilitas dan interaksi antara analit dengan fase diam kolom kapiler, sehingga memungkinkan pengukuran kuantitatif dari setiap komponen. Selanjutnya, pada tahap spektrometri massa (MS), senyawa yang telah terpisah diionisasi dan dianalisis berdasarkan rasio massa terhadap muatan (m/z) untuk memperoleh informasi kualitatif mengenai struktur molekul senyawa analit.
🖥️Spesifikasi Alat
📥Persyaratan Sampel
📝Catatan
Syarat Pengajuan:
Analisis Volatile Fatty Acids (VFA) dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS) untuk mengidentifikasi dan analisis kuantitatif senyawa targeted berupa
acetic acid, propionic acid, butyric acid, iso-butyric acid, valeric acid dan iso-valeric acid, serta dapat mencakup jenis asam lemak volatil lain yang terdapat dalam sampel. Pada tahap kromatografi gas (GC), senyawa-senyawa volatil dipisahkan berdasarkan perbedaan volatilitas dan interaksi antara analit dengan fase diam kolom kapiler, sehingga memungkinkan pengukuran kuantitatif dari setiap komponen. Selanjutnya, pada tahap spektrometri massa (MS), senyawa yang telah terpisah diionisasi dan dianalisis berdasarkan rasio massa terhadap muatan (m/z) untuk memperoleh informasi kualitatif mengenai struktur molekul senyawa analit.
🖥️Spesifikasi Alat
- Nama Alat: Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS)
- Merk/Model: Shimadzu
- Type: GCMS-QP2010 Ultra
- No BMN: 3.08.01.46.010.1
- Tahun Perolehan: 2016
📥Persyaratan Sampel
- Sampel yang diterima dapat berupa cairan rumen atau cairan hasil fermentasi yang sudah dipreparasi sebelumnya.
- Sampel yang diterima adalah sampel yang sudah siap inject dan siap untuk dianalisa.
- Sampel sudah dimasukkan dalam vial GC-MS 2 mL dengan konsentrasi 100-200 ppm dan sudah di saring dengan saringan milipore 0,22 atau 0,45 mikro.
- Sampel ditempatkan di suhu 4°C.
- Tidak menerima tambahan preparasi sampel (pengenceran, derivatisasi, metilasi dsb).
- Harga layanan yang tertera hanya untuk analisa sampel yang ready to inject.
- Kapasitas layanan per hari minimal 1 ajuan ID Elsa, dengan maksimal ajuan per ID Elsa terdiri dari 20 sampel.
📝Catatan
- User bertanggung jawab atas sampel yang dikirimkan telah sesuai dengan SOP persyaratan uji GCMS.
- Sampel keruh, mengandung partikel, atau tidak homogen tidak akan diterima untuk analisis, otomatis layanan akan kami TOLAK.
- Laboratorium tidak bertanggung jawab atas degradasi senyawa yang terjadi akibat ketidaksesuaian penyimpanan sebelum sampel diterima.
- Untuk memperlancar verifikasi sampel uji yang telah didaftarkan, customer harus melengkapi FORM DETAIL PENGUJIAN.
- FORM DETAIL PENGUJIAN dapat didownload di bagian “Berkas Layanan” --> “Berkas SOP/Formulir/Ajuan Layanan” dan form yang telah diisi (format .pdf) dapat diunggah/diupload bersama foto sampel di bagian “File Dukung Lainnya” dan “File Data Foto”. Ketidaklengkapan dokumen pendukung tersebut dapat menyebabkan pendaftaran sampel uji dibatalkan oleh Verifikator.
- Jika user akan menggunakan metode preparasi lain maka perlu dikomunikasikan dengan penyelia/operator layanan terlebih dahulu dan bisa melampirkan metode acuan pada FORM DETAIL PENGAJUAN.
- Pengambilan sampel yang telah selesai diuji dapat diambil maksimal 1 bulan setelah status layanan “Selesai”. Jika melebihi waktu yang telah ditentukan, maka sampel akan dimusnahkan oleh pihak laboratorium.
- Permintaan raw data analisa maksimal 1 bulan setelah status layanan “Selesai”. Jika melebihi waktu yang telah ditentukan, maka permintaan tidak dapat diproses.
Syarat Pengajuan:
- File Data Foto
- File Dukung Lainnya
| Nama Berkas | Ukuran Berkas | |
|---|---|---|
| Berkas SOP/Formulir/Ajuan Layanan | 0.19 MB | |
| Template File Data Foto | 0 MB | |
| Template File Dukung Lainnya | 0 MB |















